TUGAS ISD KE 6

1. Jelaskan pengertian kebudayaan
Unsur, Sifat, & Arti Menurut Para Ahli | Kata "kebudayaan berasal dari (bahasa Sanskerta) yaitu "buddayah" yang merupakan bentuk jamak dari kata "budhi" yang berarti budi atau akal. Kebudayaan diartikan sebagai "hal-hal yang bersangkutan dengan budi atau akal". Pengertian Kebudayaan secara umum adalah hasil cipta, rasa dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya yang kompleks yang mencakup pengetahuan, keyakinan, seni, susila, hukum adat dan setiap kecakapan, dan kebiasaan.  Sedangkan menurut definisi Koentjaraningratyang mengatakan bahwa pengertian kebudayaan adalah keseluruhan manusia dari kelakuan dan hasil yang harus didapatkannya dengan belajar dan semua itu tersusun dalam kehidupan masyarakat. Senada dengan Koentjaraningrat, didefinisikan oleh Selo Soemardjan dan Soelaeman Soenardi, pada bukunya Setangkai Bunga Sosiologi (Jakarta :Yayasan Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 1964), hal 113, merumuskan kebudayaan sebagai semua hasil karya, cipta, dan rasa masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan atau kebudayaan jasmaniah (material culture) yang diperlukan oleh manusia untuk menguasai alam sekitarnya agar kekuatan serta hasilnya dapat diabdikan untuk keperluan masyarakat.
Pengertian Kebudayaan dalam bahasa inggris disebut culture. merupakan suatu istilah yang relatif baru karena istilah culture sendiri dalam bahasa inggris baru muncul pada pertengahan abad ke-19. Sebelumnya pada tahun 1843 para ahli antropologi memberi arti kebudayaan sebagai cara mengolah tanah, usaha bercocok tanam, sebagaimana tercermin dalam istilahagriculture dan holticulture. Hal ini bisa kita mengerti karena istilah culture berasal dari bahasa Latin colere yang berarti pemeliharaan, pengolahan tanah pertanian. Pada arti kiasan kata itu juga berarti "pembentukan dan pemurnian jiwa". Seorang antropolog lain, E.B. Tylor (1871), dalam bukunya yang berjudul Primitive Culture (New York ; Brentano's, 1924), hal 1, yang mendefinisikan pengertian kebudayaan bahwa kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan lain kemampuan-kemampuan serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
2. Unsur-unsur kebudayaan
7 Unsur Kebudayaan :
1) Sistem Budaya
2) Sistem peralatan hidup dan teknologi
3) Sistem ekonomi dan mata pencaharian
4) Sistem kepercayaan atau agama
5) Sistem kemasyarakatan dan organisasi sosial
6) Ilmu pengetahuan
7) Kesenian
Ketujuh hal ini, oleh Clyde Kluckhohn dalam bukunya yang berjudul Universal Categories of Culture (dalam Gazalba, 1989: 10)., disebut sebagai 7 unsur kebudayaan yang bersifat universal (Culture Universals).
Artinya, ketujuh unsur ini akan selalu kita temukan dalam setiap keadaan atau masyarakat di dunia. Unsur-unsur ini merupakan perwujudan usaha manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup dan memelihara kesistensi diri dan kelompoknya.
3. Apa yang dimaksud dengan sistem budaya & sistem sosial
Sistem budaya merupakan wujud yang abstark dari kebudayaan. Sistem budaya atau cultural system merupakan ide-ide dan gagasan manusia yang hidup bersama dalam suatu masyarakat. Gagasan tersebut tidak dalam keadaan lepas satu dari yang lainnya, tetapi selalu berkaitan dan menjadi suatu sistem. Dengan demikian sistem budaya adalah bagian dari kebudayaan, yang diartikan pula adat-istiadat mencangkup sistem nilai budaya, sistem norma, norma-norma menurut pranata-pranata yang ada di dalam masyarakat yang bersangkutan, termasuk norma agama.
Fungsi sistem budaya adalah menata dan menatapkan tindakan-tindakan serta tingkah laku manusia. Proses belajar dari sistem budaya ini dilakukan melalui pembudayaan atau institutionalization (pelembagaan). Dalam proses pelembagaan ini, seorang individu mempelajari dan menyesuaikan alam pikiran serta sikapnya dengan adat-adat, sistem norma dan peraturan yang hidup dalam kebudayaannya. Proses ini dimulai sejak kecil, dimulai dari lingkungan keluarganya, kemudian dengan lingkungan di luar rumah, mula-mula dengan meniru berbagai macam tindakan. Setelah perasaan dan nilai budaya yang memberikan motivasi akan tindakan meniru itu diinternalisasi dalam kepribadiannya, maka tindakannya itu menjadi suatu pola yang mantap, dan norma yang mengatur tindakannya dibudayakan. Tetapi ada juga individu yang dalam proses pembudayaan tersebut yang mengalami deviants, artinya individu yang tidak dapat menyesuaikan dirinya dengan sistem budaya di lingkungan sosial sekitarnya.
Menurut Bakker (1984:37) kebudayaan sebagai penciptaan dan perkembangan nilai meliputi segala apa yang ada dalam alam fisik, personal dan sosial, yang disempurnakan untuk realisasi tenaga manusia dan masyarakat. Jelaslah bahwa usaha membudayakan selalu dapat dilanjutkan lebih sempurna lagi dan tak akan terbentur pada suatu batas terakhir. Tetapi jelas pula bahwa bukan jumlah kuantitatif atau mutu kualitatif nilai-nilai tersendiri mengandung kemajuan kebudayaan. Yang menentukan adalah kesatuan, sintesis atau konfigurasi nilai-nilai yang wajar. Unsur kebudayaan hasil penciptaan dan perkembangan nilai tersebut meliputi kebudayaan subyektif dan kebudayaan obyektif.
Kebudayaan Subjektif:
Dipandang dari aspirasi fundamental yang ada pada manusia, nilai-nilai batin dalam kebudayaan subjektif terdapat dalam perkembangan kebenaran, kebajikan dan keindahan. Dalam hierarki nilai perwujudannya tampak dalam kesehatan badan, penghalusan perasaan, kecerdasan budi bersama dengan kecakapan untuk mengkomunikasikan hasil pemakaian budi kepada lain-lain, serta kerohanian. Kesehatan, gaya indah, kebajikan dan kebijaksanaan merupakan puncak-puncak bakat (ultimatum potetiae) dari badan, rasa, kecekatan, keadilan, kedermawanan, elokuensi dan fungsi-fungsi lain yang diperkembangkan dalam tabiat manusia oleh pengalaman dan pendidikan. Lewat fungsi-fungsi itu manusia menyempurnakan kosmos dan menghumanisasikan dirinya. Keselarasan nilai-nilai subyektif diutamakan oleh humanisme klasik.
Kebudayaan Objektif:
Nilai-nilai imanen dalam kebudayaan subjektif harus menyatakn diri dalam tata lahir sebagai materialisasi dan institusionalisasi. Disana terbentanglah dunia Kebudayaan Objektif yang amat luas dan serba guna, yang dihasilkan oleh usaha raksasa ratusan angkatan sepanjang sejarah. Sedikit demi sedikit dibina, dengan “trial and error”, dengan maju mundur, dengan pinjam meminjam antar kebudayaan. Disana dialoh manusia alam memuncak. Nilai-nilai yang direalisasikan secara batin, sekali di proyeksi secara serupa, merupakan landasan untuk perkembangan batin lebih lanjut dan dengan demikian terus-menerus dalam sarang yang semakin kompleks. Nilai-nilai objektif itu, yang juga disebut hasil unsur-unsur kebudayaan itu dapat disistematisasikan menurut beberapa prinsip pembagian, antara lain: ilmu pengetahuan, teknologi, kesosialan, ekonomi, kesenian dan agama.
Sistem Sosial:
Sistem sosial dapat diartikan sebagai suatu keseluruhan dari unsur-unsur sosial yang berkaitan dan berhubungan satu sama lain., dan saling pengaruh-mempengaruhi, dalam kesatuan. Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial.
Sistem adalah istilah yang artinya menggabungkan, untuk mendirikan, untuk menempatkan bersama. Sistem adalah kumpulan elemen berhubungan yang menjadi kesatuan atau kebulatan yang kompleks. Sistem merupakan jarintan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, untuk menjalankan fungsi masing-masing untuk menghasilkan atau menyelesaikan sesuatu yang menjadi sasaran bersama.

Proses-proses dalam sistem sosial:
1.) Komunikasi
2.) Memelihara tapal batas
3.) Penjalinan sistem
4.) Sosialisasi
5.) Pengawasan sosial
6.) Pelembagaan
7.) Perubahan social
4. Jenis kebudayaan di Indonesia
Bila dilihat dari macam-macam budayanya, mungkin Indonesia adalah negara paling kaya dibandingkan dengan negara lain. Bagaimana tidak? Indonesia adalah negara yang terdiri dari banyak pulau, di mana tiap pulau memiliki suku bangsa yang berbeda-beda pula. Hal ini membuat kebudayaan Indonesia benar-benar beraneka ragam.
Budaya erat kaitannya dengan bagaimana manusia menjalani kehidupannya. Dari cara pandang, cara bersosialisasi dengan masyarakat sekitar, cara memnuhi kebutuhan hidupnya sampai cara masyarakat mengekspresikan perasaan dalam dirinya. Jadi budaya tak semata hanya berkaitan dengan seni belaka.
Letak Indonesia juga menjadi penyumbang kenapa terdapat beraneka ragam budaya di Indonesia. Wilayah Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai merauke memang menyimpan begitu banyak budaya.
Selain aspek wilayah ini, aspek sejarah juga mempengaruhi timbulnya bermacam-maca budaya di Indonesia. Bagaimana dulu Indonesia adalah sebuah wilayah dari kerajaan besar Mataran dan Kerajaan Sriwijaya? Bagaimana pengaruh penyebaran agama Hindu-Budha juga mempengaruhi  budaya yang dihasilkan? Sampai akhirnya agama Islamlah yang banyak dipeluk oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Ini juga menjadi faktor penentu beragamnya budaya di Indonesia.
Indonesia memang banyak dikenal dengan keanekaragaman budaya yang ada. Terdapat begitu banyak budaya yang ada. Kebudayaan itu sendiri sangat bermacam-macam, mulai dari teknologi, bahasa, kesenian, dongeng, atau tradisi daerah yang beragam. Setiap daerah di Indonesia, memiliki kebudayaan-kebudayaan itu dengan ciri khas masing-masing.
Macam-macam budaya di Indonesia
Macam-macam budaya yang ada di Indonesia dipengaruhi oleh banyak hal, diantaranya:
a) Sosial
Macam-macam budaya Indonesia dipengaruhi oleh keadaan sosial yangada. Keadaan sosial ini berkaitan erat dengan ras dan suku bangsa. Banyaknya pulau menjadikan Indonesia menjadi negara yang memiliki banyak ras dan suku. Misalnya suku Batak di Sumatera, suku Dayak di Kalimantan, suku Betawi di Jawa, atau suku Asmat di Papua. Masih banyak suku-suku yang lain dan menjadi saudara sebangsa kita.
Tiap suku punya ciri khas yang memiliki kecantikan masing-masing, begitu pula dengan tradisi sosialnya. Semua aspek kehidupan tiap suku adalah akar budaya nasional Indonesia. Kehidupan sosial jelaslah akan menghasilkan budaya. Bagaimana masyarakat berinteraksi tentulah membentuk polea interksi yang berbeda antara suku dan ras yang berbeda.
b) Teknologi
Teknologi adalah semua hal yang diciptakan manusia sebagai alat untuk mempermudah kehidupan. Kebudayaan teknologi yang dimaksud adalah budaya masyarakat dalam menemukan beberapa hal penting sebagai penunjang hidup.
Setiap teknologi yang dibuat disesuaikan dengan tingkat kecerdasan otak manusia. Tentulah kita masih ingat bagaimana perkembangan teknologi atau alat-alat yang dibuat oleh manusia purba yang terus meningkat sejalan dengan meingkatnya tingkat keceradasan otaknya.
Begitu juga dengan yang ada dalam masyarakat. Masyarakat akan selalu mencari dan menciptakan teknologi yang lebih maju lagi sejalan dengan perkembangan otak yang terus meningat juga sejalan dengan meningkatnya kebutuhan hidupnya dimana membutuhkan pemenuhan. Dan teknologi ini diperlukan manusia untuk membantu pemenuhan kebutuhan hidupya.
• Macam-macam budaya teknologi adalah:
- Senjata.
Senjata adalah teknologi ciptaan manusia yang berfungsi untuk melukai, digunakan baik dalam hal menyerang ataupun melindungi diri dari ancaman. Di Indonesia sendiri, tiap daerahnya punya senjata dengan ciri khas bentuk masing-masing. Misalnya, rencong dari Aceh, keris dari Jawa Tengah, atau Mandau dari Kalimantan.
Selain itu, senjata juga diperlukan untuk membantu manusia menjalankan aktivitas sehari-hari misalnya untuk memotong kayu. Senjata mungkin dikenal dengan kemampuannya untuk melukai namun senjata yang dihasilkan oleh masing-masing daerah yang ada di Indonesia justru menjadi hasil budaya yang memperkaya budaya Indonesia.
- Pakaian.
Pakaian merupakan salah satu teknologi ciptaan manusia yang berfungsi menutup atau melindungi tubuh. Setiap daerah di Indonesia punya pakaian adat yang memiliki keunikan sendiri-sendiri. Contoh macam-macam budaya pakaian adalah baju bodo dari Sulawesi atau kebaya dari Jawa.
Pakaian yang memang memiliki fungsi dasar untuk menutupi tubuh manusia juga dipengaruhi oleh sistem masyarakat yang ada. Sebut saja sebagai baju bodo yang berasal dari Sulawesi masih menunjukkan pengaruh agama Islam dimana memang pada jaman dahulu kebanyakan masyarakat Sulawesi memeluk agama Islam.
Lain halnya dengan pakaian traisional dari Bali dimana bentuknya sangat dipengaruhi oleh agama Hindu. Hal ini menunjukkan bahwa penciptaan pakaian banyak dipengaruhi oleh hal-hal lain dalam kehidupan manusia.
Tak hanya pakaian itu sendiri, Indonesia memiliki beragam kain unik yang menjadi bahan utama pakaian. Misalnya saja kain batik atau kain songket, semua kain memiliki corak dan cara pembuatan yang berbeda-beda. Indonesia memang dikenal sangat kaya dengan hasil budaya pakaian ini. Sebut saja batik dengan beragam motif dan corak yang telah dikenal dunia internasional dan mengharumkan nama Indonesia. Oleh karena itu, hendaknya kita melestarikan budaya yang satu ini agar tak semakin tenggelam. Salah satu bentuk melestarikan pakaian tradidional ini adalah dengan terus memakainya dalam beberapa acara tertentu.
Kebanyakan anak muda sekarang sudah tak mengenal atau tak menu menggunakan pakaian tradisional ini. Mereka lebih suka untuk memakai pakaian yang mereka sebut dengan mengikuti mode dan tren yang ada sdangkan pakaian tradisional ini disebut telah ketinggalan jaman.
- Sistem transportasi.
Teknologi yang satu ini diciptakan untuk memudahkan manusia untuk mencapai suatu tempat tujuan dengan lebih mudah. Di Indonesia ada beberapa kendaraan khas, misalnya perahu pinisi dan andong/dokar yang menggunakan tenaga kuda.
Bentuk-bentuk alat transportasi yang ada juga mengikuti kondisi alam yang ada di daerah setempat. Misalnya daerah kalimantan yang bentuk geografisnya banyak memiliki sungai maka kebanyakan alat transportasi yang diciptakan dan digunakan adalah bentuk perahu atau kapal.
Sedangkan di daerah istimewa Yogyakarta yang berupa dataran rendah maka alat tarnaspotrasinya andong. Selain dipengaruhi oleh letak geografis, bentuk alat transortasi ini pun juga dipengaruhi oleh  faktor kepercayan dan tradisi masyarakat yang ada.
- Rumah/bangunan.
Indonesia memiliki begitu banyak rumah adat dengan ciri khas masing-masing daerah. Macam-macam budaya rumah adat misalnya rumah joglo dari Jawa, rumah gadang dari Sumatera Barat, atau tongkonan dari Sulawesi Selatan. Itu hanyalah sebagian contoh, dan masih banyak rumah-rumah adat yang lainnya di Indonesia yang digunakan sebagai tempat tinggal.
Bentuk dan motif rumah juga dipengaruhi oleh letak geogrrafis daerah masing-masing. Sebut saja rumah Panggunng yang dibuat bertingkat untuk menghindari serangan hewan buas dan datangnya banjir.
Selain itu, bentuk rumah juga dipengaruhi oleh tradisi dan kepercayaan yang ada. Sebut saja rumah Lamin yang dibuat besar untuk seluruh anggota kampung karena  beranggapan bahwa semua anggota kampung adalah satu keluarga yang harus tinggal dalam satu rumah.
- Kesenian
Budaya Indonesia tak lepas dari aspek kesenian daerah. Kesenian itu sendiri adalah ekspresi manusia yang bisa dinikmati oleh mata dan telinga. Di Indonesia, ada bermacam-macam kesenian, berikut contohnya:
o Sastra (bahasa)
Bahasa adalah alat komunikasi manusia. Di Indonesia, kita bisa menemukan macam-macam budaya bahasa, seperti bahasa Jawa, bahasa Bali, dan masih banyak lagi. Semua memiliki pengucapan yang berbeda-beda dan disatukan oleh bahasa nasional Indonesia.
Seni sastra juga mencakup cerita atau dongeng rakyat, biasanya berkaitan erat dengan asal-usul suatu daerah atau cerita kerajaan zaman dahulu. Misalnya cerita Tangkuban Perahu, Timun Mas, atau cerita Malin Kundang yang sangat sarat akan pesan moral.
o Lagu
Pernah dengar lagu Apuse? Ampar-Ampar Pisang atau Cing Cangkeling? Semua lagu-lagu dengan bahasa daerah itu merupakan budaya kesenian yang melekat hampir di seluruh penduduk Indonesia.
o Tarian
Di berbagai daerah, terdapat kesenian berupa tari-tarian sebagai wujud ekspresi manusia terhadap berbagai hal. Misalnya terhadap perang, penyambutan tamu, atau rasa syukur saat panen tiba. Contoh macam-macam budaya tari adalah tari saman dari Aceh, tari pendet dari Bali, atau tari lulo dari Sulawesi Tenggara.
o Alat musik
Lagu dan tarian tak akan lengkap tanpa musik. Di Indonesia, musik-musik daerah dimainkan oleh beragam alat musik yang memiliki suara indah. Contohnya adalah angklung yang terbuat dari bambu, gamelan yang dibuat dari besi, atau sasando yang merupakan alat musik petik dengan suara indah.

TUGAS ISD KE 5

1. Jelaskan pengertian dari proses sosial & interaksi sosial!
Proses sosial adalah cara-cara berhubungan yang dilihat apabila orang-perorangan dan kelompok-kelompok sosial saling bertemu dan menentukan sistem serta bentuk-bentuk hubungan tersebut atau apa yang akan terjadi apabila ada perubahan-perubahan yang menyebabkan goyahnya pola-pola kehidupan yang telah ada. Proses sosial dapat diartikan sebagai pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama, misalnya pengaruh-mempengaruhi antara sosial dengan politik, politik dengan ekonomi, ekonomi dengan hukum, dst. Sedangkan interaksi sosial merupakan kunci dari semua kehidupan sosial, karena tanpa interkasi sosial tak akan mungkin ada kehidupan bersama.
2. Jelaskan faktor-faktor sebagai dasar berlangsungnya proses interaksi sosial!       
a. Imitasi
Proses sosial atau tindakan seseorang untuk meniru orang lain, baik sikap penampilan, gaya hidupnya, bahkan apa-apa yang dimilikinya. Imitasi pertama kali muncul di lungkungan keluarga, kemudian lingkungan tetangga dan lingkungan masyarakat. Suatu pihak yang melakukan imitasi akan meniru sama persis tindakan yang dilakukan oleh pihak yang diimitasi. Dia tidak berpikir panjang tentang tujuan peniruannya. Dalam imitasi, peniruan dapat berwujud penampilan, sikap, tingkah laku, dan gaya hidup pihak yang ditiru. Melalui imitasi, seseorang belajar nilai dan norma di masyarakat. Atau sebaliknya, dia belajar suatu perbuatan yang menyimpang dan nilai dan norma yang berlaku.
b. Sugesti
Sering kali kalian mendengar kata sugesti. Tetapi tidak banyak yang telah memahami maksudnya dengan jelas. Untuk memahami pengertian sugesti, simaklah kasus berikut. Doni akan menentukan pilihan program studi. Nilai rapor semester kemarin cukup untuk memasuki program studi apa pun. Namun dia sendiri belum merasa cukup mengenal program-program studi itu, sehingga bingung menentukan pilihan. Doni berkonsultasi dengan guru bimbingan dan konseling. Oleh gurunya, Doni diberi masukan seputar program studi. Setelah mempertimbangkan nilai rapor dan hasil tes psikologi, gurunya menyarankan agar Doni mengambil program studi pengetahuan sosial saja.
Doni pun menerima saran tersebut. Sekarang, apakah sugesti itu? Dalam kondisi bimbang, individu membutuhkan masukan dan orang lain. Dia akan menghubungi orang yang dianggap mampu membantunya menyelesaikan masalah. Orang yang dimintai bantuan akan mengupas permasalahan tersebut, kemudian menawarkan solusi. Sugesti adalah rangsangan,pengaruh, stimulus yang diberikan sesorang individu kepad individu lain sehingga orang yang diberi
sugesti menuruti atau melaksanakan tanpa berpikir kritis dan rasional.Proses memberikan suatu pandangan atau pengaruh oleh seseorang kepada orang lain dengan cara tertentu sehingga pandangan atau pengaruh itu diikuti tanpa berpikir panjang dikenal sebagai sugesti.
Contoh sugesti yang mudah ditemul berwujud ikian. Iklan mempunyai daya pengaruh besar sehingga mendorong konsumen membeli suatu barang, walau dia belum tentu membutuhkan barang tersebut. Sangat mungkin seseorang rea meng&uarkan uang jutaan rupiah hanya untuk mendapatkan sepatu yang dikatakan dapat meningkatkan citra dirinya. Bentuk sugesti yang lain dapat ditemukan di lingkungan sekitarmu.
c. Identifikasi
Siapa tokoh idolamu? Mengapa kalian mengidolakan tokoh tersebut? Bagaimana tindakanmu sebagai bukti bahwa kalian mengidolakan tokoh tersebut? Barangkali jawaban yang bervariasi dapat diajukan. Dalam proses identifikasi, manusia tidak sekadar meniru gaya hidup, tingkah laku, ataupun perbuatan sang idola sebagaimana dalam imitasi, tetapi ada keinginan dari dalam diri untuk menjadi sama dengan tokoh idola. Proses ini disebut identifikasi. Keinginan menjadi sama dengan sang idola biasanya dilakukan oleh orang yang telah mengenal betul tokoh idolanya sehingga sikap, pandangan, serta keyakinan sang tokoh ingin dimiliki dan dijiwai.
Jadi, Pengertian Identifikasi adalah upaya yang dilakukan oleh seorang individu untuk menjadi sama (identik) dengan individu lain yang ditirunya. Proses identifikasi tidak hanya terjadi melalui serangkain proses peniruan pola perilaku saja, tetapi juga melalui proses kejiwaaan yang sangat mendalam.
Misalnya, perilaku para pengidola lwan Fals. Mereka mengagumi Iwan Fals antara lain karena keberanian Iwan menyuarakan kritik lewat lagu kepada penguasa. Tidak aneh bila syair Iagunya bagaikan mantra dan sikapnya menjadi acuan mereka. Para pengidola menjadi berani bersikap kritis kepada penguasa. Mereka bangga mengaku sebagai penggemar Iwan Fals. Bahkan, sebagian pengidola mengampanyekan Iwan Fals sebagai presiden negeri mi seumur hidupnya.
d. Simpati
 Bencana banjr kemba melanda Jakarta. wilayah yang tergerang air menimbulkan kerugian cukup besar bagi penduduk. Mereka terpaksa mengungsi ke tempat yang aman. Keselamatan jiwa lebih diutamakan daripada harta benda. Namun air. tidak kunjung surut. Sementara persediaan bahan makanan dan air bersih dan hari ke hari semakin menipis. Para pengungsi semakin resah. Kondisi lingkungan yang tidak sehat memunculkan berbagai wabah penyakit. Jika kamu bukan bagian dan para pengungsi tersebut, bagaimana perasaanmu melihat kenyataan itu? Apakah yang akan kamu lakukan?
Kita semua tentu merasa prihatin melihat penderitaan sesama. Kita merasa seolah-olah berada dalam keadaan yang sama dengan orang yang bernasib malang itu. Perasaan yang timbul mendorong kita melakukan tindakan-tindakan yang dapat meringankan penderitaan mereka. lnilah yang disebut simpati. Sekilas simpati hampir sama dengan identifikasi karena menuntun seseorang untuk memosisikan diri pada keadaan orang lain. Hanya saja, dalam simpati perasaan memegang peranan menonjol. Meski demikian, dorongan utama dalam simpati adalah keinginan untuk memahami dan bekerja sama dengan pihak lain tanpa memandang status sosialnya.
3. Syarat terjadinya interaksi sosial
Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang dinamis, menyangkut hubungan antara individu, antara kelompok maupun antara individu dengan kelompok.
Dua Syarat terjadinya interaksi sosial :
Adanya kontak sosial (social contact), yang dapat berlangsung dalam tiga bentuk.Yaitu antarindividu, antarindividu dengan kelompok, antarelompok. Selain itu, suatu kontak dapat pula bersifat langsung maupun tidak langsung.
Adanya Komunikasi, yaitu seseorang memberi arti pada perilaku orang lain, perasaan-perassaan apa yang ingin disampaikan orang tersebut. Orang yang bersangkutan kemudian memberi reaksi terhadap perasaan yang ingin disampaikan oleh orang tersebut.

Tugas ISD ke 4


Tugas ISD ke 4

7 unsur kebudayaan
1.     Unsur Religi            :
Upacara keagamaan
    Sistem budaya (ide)     : Upacara atau peribadatan yang dilakukan suatu agama untuk menyembah tuhannya.
    Sistem sosial (eksternal)     : Semua agama mempunyai rasa toleransi terhadap agama lain dalam menjalankan upacara keagamaan terutama saat hari raya masing-masing agama.
    Hasil             : Memberikan suatu cara agar orang dapat melakukan hubangan dengan tuhannya secara khusuk sehingga memiliki pedoman hidup.



Sistem kepercayaan
dan sistem kepercayaan lainnya seringkali terintegrasi dengan kebudayaan. Agama (bahasa Inggris: Religion, yang berasar dari bahasa Latin religare, yang berarti "menambatkan"), adalah sebuah unsur kebudayaan yang penting dalam sejarah umat manusia. Dictionary of Philosophy and Religion (Kamus Filosofi dan Agama) mendefinisikan Agama sebagai berikut:
... sebuah institusi dengan keanggotaan yang diakui dan biasa berkumpul bersama untuk beribadah, dan menerima sebuah paket doktrin yang menawarkan hal yang terkait dengan sikap yang harus diambil oleh individu untuk mendapatkan kebahagiaan sejati.[1]
Agama biasanya memiliki suatu prinsip, seperti "10 Firman" dalam agama Kristen atau "5 rukun Islam" dalam agama Islam. Kadang-kadang agama dilibatkan dalam sistem pemerintahan, seperti misalnya dalam sistem teokrasi. Agama juga mempengaruhi kesenian.



Religi
Menurut Koentjoraningrat istilah religi dibedakan dengan istilah agama, religi merupakan bagian dari kebudayaan. Menurut Cirero religi tidak berbeda jauh dengan pengertian agama yaitu suatu pengalaman batin dari kehidupan kejiwaan manusia kemudian menimbulkan perbuatan-perbuatan atau tingkah laku manusia yang dipersembahkan kepada suatu zat yang menguasai manusia dan seluruh alam semesta.
Menurut E.B. Tylor, evolusi religi yang berdasarkan kesadaran manusia itu sendiri yang terbagi menjadi :
1.      Animesme, bentuk religi yang berdasarkan kepercayaan bahwa di alam sekeliling tempat tinggal manusia tinggal berbagai maca, ruh, spirit, mahluk halus, dan kekuatan gaib lainnya.
2.      Dinamisme, bentuk religi yang berdasarkan pada kepercayaan akan kekuatan alam yang melebihi  kekuatan manusia.
3.      Polytheisme, bentuk religi yang berdasarkan kepada kepercayaan akan dewa-dewa, yang masing-masing mewakili suatu kekuatan atau fenomena alam tertentu.
4.      Panteon, bentuk kepercayaan kepada dewa-dewa, dimana dewa-dewa tersebut tergabung didalam suatu sistem dengan struktur tugas dan jenjang yang berbeda-beda.
5.      Monotheisme, bentuk religi yang berdasarkan kepercayaan pada suatu kekuatan tunggal.
Menurut Koenctjoroningrat religi merupakan suatu sestem yang terdiri atas empat komponen :
1.      Emosi keagamaan yang menyebabkan manusia menjadi religius.
2.      Sistem kepercayaan yang mengadung keruhanian dan bayangan-bayangan manusia tentang sifat tuhan, wujud dan alam gaib.
3.      Sistem upacara religius yang bertujuan mencari hubungan manusia dengan dewa-dewa atau mahluk-mahluk halus yang mendiami alam gaib.
4.      Kelompok-kelompok religius atau kesatuan-kesatuan sosial yang menganut sistem kepercayaan tersebut.
Dalam suatu praktek keagamaan atau kepercayaan terdat bermacam-macm fungsi psikologis dan sosial :
1.      Fungsi Penyelamatan, keselamatan dapat dicapai dengan menjalankan segalaaturanaturan atau norma yang ada.
2.      Fungsi Sosial, yaitu mengatur hubungan antara manusia dengan tuhan, manusia dengan   manusia, dan manusia dengan lingkungan.
3.      Fungsi Pendidikan, suatu upacara keagamaan dan inisiasi dapat memperlancar atau   membantu melestarikan budaya.

2.   Sistem Kemasyarakatan :

Sistem kasta merupakan penggolongan masyarakat berdasarkan tingkat atau derajat orang yang bersangkutan. Setiap orang sudah ditentukan kastanya. Sistem kasta ini muncul dalam masyarakat Indonesia setelah ada hubungan dengan India. Terdapat empat kasta yaitu kasta Brahmana, Ksatria, Weisya dan Sudra. Sistem kasta ini bukan asli Indonesia.

              CONTOH:
1. Sistem kemasyrakatan unilateral
Sistem kekerabatan  unilateral merupakan sistem kekerabatan yang angota-anggotanya menarik garis keturunan hanya dari satu pihak saja yakni pihak ayah (Δ) atau ibu (O).
Sistem kekerabatan unilateral ini dapat dibagi menjadi 2, yakni:
a. Sistem Kemasyarakatan Matrilineal
Sistem kekerabatan matrilineal merupakan sistem kekerabatan yang anggota-anggotanya menarik garis keturunan hanya dari pihak ibu saja terus menerus ke atas karena ada kepercayaan bahwa mereka semua berasal dari seorang ibu (O) asal.
Misal: masyarakat Minangkabau, Kerinci, Semendo (Sumatera Selatan), Lampung Paminggir.
b. Sistem Kemasyarakatan Patrilineal
Sistem kekerabatan patrilineal merupakan sistem kekerabatan yang anggota-anggotanya menarik garis keturunan hanya dari pihak laki-laki/ayah saja, terus menerus ke atas karena ada kepercayaan bahwa mereka berasal dari seorang ayah (Δ) asal.
Misal: masyarakat Alas (Sumatera Utara), Gayo, Tapanuli (Batak), Nias, Pulau Buru, Pulau Seram, Lampung Pepadun, Bali, Lombok.
2. Masyarakat Bilateral/ Parental
Sistem kekerabatan bilateral/ parental merupakan sistem kekerabatan yang angota-anggotanya menarik garis keturunan baik melalui garis ayah (Δ) maupun ibu (O).

3.   Sistem Peralatan
Pada dasarnya, peralatan hidup bermula dari yang paling sederhana dan berasal dari alam hingga yang paling canggih dan hasil dari olahan tangan manusia itu sendiri.
1. Alat-alat produktif

Alat-alat produktif adalah alat yang digunakan untuk memudahkan kegiatan manusia dalam proses produksi.

Contoh :

a. Bidang Pertanian

Pada jaman dahulu manusia mengolah sawah atau ladang menggunakan tenaga hewan, seperti sapi atau kerbau. Ketika memasuki masa perundagian, manusia mulai menggunakan cangkul untuk bercocok tanam. Setelah memasuki masa modern manusia mulai membuat mesin yang memudahkan proses produksi sehingga hasil yang hasil pertanian lebih maksimal.

b. Bidang Industri

Sebelum revolusi industri, manusia menggerakkan kegiatan industrinya dengan menggunakan tenaga manusia. Namun seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, manusia mulai mengembangkan alat-alat atau mesin yang dapat memudahkan kegiatan mereka. Sehingga pemanfaatan tenaga manusia menjadi berkurang dan dialihkan pada pemanfaatan tenaga mesin.

2. Senjata

Senjata adalah semua jenis benda yang digunakan untuk berkelahi atau berperang, berburu, membela diri atau melukai/membunuh.

Perkembangan senjata dimulai dari masa prasejarah, pada jaman itu manusia menggunakan batu dan tulang untuk berburu. Setelah itu manusia mulai mengenal teknologi logam dan mulai mengembangkannya menjadi senjata, berupa pedang, tombak, dll.

Revolusi senjata terjadi setelah ditemukannya bubuk mesiu di Cina. Manusia mulai berlomba-lomba menciptakan berbagai macam senjata, seperti senjata api dan peldak. Setelah berkembangnya ilmu pengetahuan, manusia mulai menciptakan senjata dari nuklir, bahkan virus yang mampu memusnahkan umat manusia atau yang dikenal dengan senjata pemusnah masal.

4.   Sistem Mata Pencaharian Hidup:
Perdagangan(pasar)
        Sistem budaya (ide)     : Mempererat hubungan antar masing-masing kebudayaan.
        Sistem sosial (eksternal)     : Adanya interaksi antara penjual dan pembeli.
        Hasil             : Menambah tenaga kerja dan mengurangi pengangguran.

Sistem Mata Pencaharian Hidup
Perhatian para ilmuwan pada sistem mata pencaharian ini terfokus pada masalah-masalah mata pencaharian tradisional saja, di antaranya:
contoh:

• berburu dan meramu 
• beternak 
• bercocok tanam di ladang 
• menangkap ikan 


5.     Sistem Bahasa
Bahasa
Bahasa adalah alat atau perwujudan budaya yang digunakan manusia untuk saling berkomunikasi atau berhubungan, baik lewat tulisan, lisan, ataupun gerakan (bahasa isyarat), dengan tujuan menyampaikan maksud hati atau kemauan kepada lawan bicaranya atau orang lain. Melalui bahasa, manusia dapat menyesuaikan diri dengan adat istiadat, tingkah laku, tata krama masyarakat, dan sekaligus mudah membaurkan dirinya dengan segala bentuk masyarakat.
Bahasa memiliki beberapa fungsi yang dapat dibagi menjadi fungsi umum dan fungsi khusus. Fungsi bahasa secara umum adalah sebagai alat untuk berekspresi, berkomunikasi, dan alat untuk mengadakan integrasi dan adaptasi sosial. Sedangkan fungsi bahasa secara khusus adalah untuk mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari, mewujudkan seni (sastra), mempelajari naskah-naskah kuna, dan untuk mengeksploitasi ilmu pengetahuan dan teknologi.

Bahasa adalah suatu sistem yang memungkinkan manusia untuk mengungkapkan emosi dan perasaannya ke dalam bentuk lambang yang dapat dipahami dan ditafsirkan oleh orang lain.
Contoh:
1.      Fungsi praktis, yaitu untuk mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari.
2.      Fungsi artistik, yaitu mengolah dan menggunakan bahasa dengan seindah-indahnya demi pemuasan rasa estetika/kebutuhan akan keindahan.
3.      Fungsi filosofis, yaitu untuk mempelajari kebudayaan-kebudayaan manusia yang hidup di jaman dahulu kala.
4.      sebagai kunci atau sarana untuk mempelajari ilmu-ilmu lain.

6.   Sistem Pengetahuan

Secara sederhana, pengetahuan adalah segala sesuatu yang diketahui manusia tentang benda, sifat, keadaan, dan harapan-harapan. Pengetahuan dimiliki oleh semua suku bangsa di dunia. Mereka memperoleh pengetahuan melalui pengalaman, intuisi, wahyu, dan berpikir menurut logika, atau percobaan-percobaan yang bersifat empiris (trial and error).
Contoh:

Sistem pengetahuan tersebut dikelompokkan menjadi:
• pengetahuan tentang alam 
• pengetahuan tentang tumbuh-tumbuhan dan hewan di sekitarnya 
• pengetahuan tentang tubuh manusia, pengetahuan tentang sifat dan tingkah laku sesama manusia 
• pengetahuan tentang ruang dan waktu


7.     Seni

Seni rupa
    Sistem budaya (ide)     : Suatu hasil ekspresi manusia yang diwujudkan melalui unsur-unsur garis, bidang, warna, bentuk, volume, dan ruang.
    Sistem sosial (eksternal)     : Seni rupa banyak diinginkan orang untuk dijadikan sebagai koleksi ataupun sebagai pajangan.
    Hasil             : Menjadi suatu hasil cipta, rasa karsa dari setiap orang yang melakukannya dan hal itu termasuk hasil budaya dari seseorang.
Seni tari
    Sistem budaya (ide)     : Suatu kesenian yang berbentuk tarian yang dapat menjadi ciri khas suatu daerah.
    Sistem sosial (eksternal)     : Tari-tarian seperti teri jawa dan bali sering di tampilkan ke luar negeri sebagai promosi kebudayaan Indonesia ke seluruh dunia.
    Hasil             : Dapat menjadi pembeda kebudayaan dari masing-masing daerah dan juga dapat dinikmati oleh daerah lain.



Kesenian mengacu pada nilai keindahan (estetika) yang berasal dari ekspresi hasrat manusia akan keindahan yang dinikmati dengan mata ataupun telinga. Sebagai makhluk yang mempunyai cita rasa tinggi, manusia menghasilkan berbagai corak kesenian mulai dari yang sederhana hingga perwujudan kesenian yang kompleks
Seni ialah produk jenis prilaku manusia khususnya dengan penggunaan kreatif imajinasi manusia untuk menerangkan, memehami, dan menikmati kehidupan. Menurut Malinowski, segala aktivitas kenudayaan itu sebenarnya bermakksud untuk memmuaskan suatu rangkaian dari sejumlah kebutuhan naluri mahluk manusia yang berhubungan dengan seluruh kehidupannya. Oleh karena itu dengan mempelajari seni, kita dapat memperoleh gambaran mengenai sejarah, keadaan dan identitas sebuah masyarakat atau bangsa.
Seni memiliki fungsi kreatif dan ekspresional juga seringkali memiliki fungsi untuk mempererat ikatan solidaritas, sebagai saran pendidikan, sarana sosialisasi norma-norma, alat untuk mewariskan adat dan nilai-nilai kebudayaan.
Kesenian dapat dibagi dalam dua bagian besar, yaitu :
1.      Seni rupa, yaitu kesenian yang dapat dinikmati dengan mata.
2.      Seni suara, yaitu kesenian yang dapat dinikmati dengan telinga.








TUGAS ISD KE 3

PILIHLAH SALAH SATU JAWABAN YANG BENAR PADA SOAL DI BAWAH INI !!

1.      Mata kuliah pengantar ilmu sosial bersifat ...
a.      memberi arahan penekanan materi seluruh ilmu-ilmu sosial
b.      memberi arahan penekanan secara global dan tidak mendalam
c.      memberi arahan penekanan pada subyek oriented menuju specialisasi
d.      memberi penekanan mataeri ilmu sosial secara terperinci
Jawaban  : A

2.      Ilmu sosial dasar adalah ...
a.      ilmu yang membahan mengenai masalaha sosial dalam kehidupan masyarakat
b.      ilmu yang memiliki wawasan komprehensif dan pendekatan integral
c.      tujuan pendidikan dan pengajaran di perguruan tinggi
d.      pengetahuan yang menelah masalah-masalah sosial yang menggunakan pengertian-pengertian ( fakta, teori, konsep) berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahian
Jawaban : D

3.      Latar belakang diberikannya ISD pada prinsipnya adalah menghindari ...
a.      anggapan bahwa sistem pendidikan kita hanya mementingkan sosial science
b.      kritik terhadap sistem pendidikan kita oleh sejumlah cendikiawan
c.      anggapan bahwa sistem pendidikan kita tidak berbau kolonial
d.      a, b dan c benar
Jawaban  : C

4.      Tenaga ahli yang dihasilkan oleh perguruan tinggi diharapkan memiliki tiga ketrampilan yang tidak termasuk kedalam kemampuan ini adalah ...
a.      personal
b.      akademis
c.      Likwidasi
d.      professional
Jawaban  : C

5.      Profesional adalah kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan, maksudnya adalah ...
a.      para tenaga ahli diharapkan mempunyai pandangan yang luas
b.      peka terhadap masalah yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia
c.      para tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi dalam bidang profesi
d.      a, b dan c benar
Jawaban  : C

6.      ISD termasuk program pendidikan umum (MKDU), tujuan dari MKDU yaitu ...
a.      memperluas cakrawala perhatian dan pengetahuan para mahasiswa sehingga  tidak terbatas pada bidang pengetahuan keahlian golongan asal masing-masing
b.      memberi pemahaman kepada mahasiswa sebagai layaknya mata kuliah lain yang diberikan
c.      mengantarkan mahasiswa agar menjauhi masalah-masalah sosial
d.      a, b dan c benar
Jawaban  : A

7.      Salah satu definisi ISD adalah ilmu-ilmu sosial yang dipergunakan dalam pendekatan, sekaligus sebagai sarana jalan keluar untuk mencari pemecahan masalah-masalah sosial yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Dari pernyataan itu maka ISD itu bersifat ...
a.      subject – oriented
b.      object – oriented
c.      problem – oriented
d.      humanties
Jawaban  : C

8.      Ilmu pengetahuan sosial (IPS) merupakan ...
a.      ilmu yang mempelajari manusia dan interaksinya
b.      bidang studi yagn merupakan paduan dari sejumlah mata pelajaran sosial
c.      suatu program pelajaran baru yang dikembangkan di perguruan tinggi
d.      a, b dan c benar
Jawaban  : B

9.      Filsafat merupakan sumber ilmu pengeatahuan alam maupun sosial. Hakekat dari ilmu filsafat adalah mempersoalkan ...
a.      asal-usul ilmu pengetahuan
b.      hidup dan kehidupan manusia didunia
c.      rasa ingin tahu manusia mengenai dunia
d.      pencabangan ilmu pengetahuan
e.      penelaahan alam sekitar dan perkembangannya
Jawaban  : B

10. Menghadapi era globalisasi, lulusan perguruan tinggi dituntut kualitasnya secara memadai. Kualitas tersebut harus terlihat dengan diperolehnya pengetahuan, sikap, tingkah laku dan tindakan sebagai cerminan kepribadian Indoensia. Perolehan-perolehan ini adalah merupakan sebgaian dari kemampuan ...
a.      personal
b.      profesonal
c.      akademik
d.      manajerial
e.      vokasional
Jawaban  : A

11. Lulusan perguruan tinggi perlu memiliki wawasan yang tidak terbatas pada bidang keahliannya. ISD adalah bagian dari program mata kuliah dasar umum untuk membawa mahasiswa agar ...
a.      memiliki keahlian beragam menghadapi persaingan dunia kerja
b.      menyadari posisinya sebagai calon pemimpin masa depan
c.      peka,terbuka, dan ada rasa tanggungjawab terhadap masalah sekitar
d.      selalu mengikuti perkembangan masalah – masalah masyarakat
e.      memiliki kemampuan tinggi dalam profesinya
Jawaban  : C

12. ISD dan pengetahuan sosial dibedakan keduanya dalam hal orientasi atas pendekatan yang dilakukan. Beda keduanya adalah ...
a.      isd berorientasi materi, pengetahuna sosial berorientasi multidisiplin
b.      isd berorientasi materi, pengetahuan sosial berorientasi inter disiplin
c.      isd berorientasi inter disiplin, pengetahuan sosial berorientasi praktis
d.      isd berorientasi inter disiplin, pengetahuan sosial  berorientasi materi
e.      isd berorientasi praktis, pengetahuan sosial berorientasi materi
Jawaban  : D

13. Dalam gerak penduduk, maka yang termasuk dalam gerak penduduk harian adalah ...
a.      transmigrasi
b.      sirkulasi
c.      emigrasi
d.      urbanisasi
Jawaban  : D

14. Penduduk didefinisikan sebagai ...
a.      sejumlah manusia yang mendiami suatu tempat tertentu dalam jangka waktu tertentu
b.      sejumlah mahluk hidup yang hidup benrsama dalam suatu tempat tinggal dan mempunyai ciri khusus
c.      sekelompok mahluk hidup yang terdiri atas sejumlah kelompok yang berbeda
d.      a, b dan c benar
Jawaban  : A

15. Kebijaksanaan kependudukan yang sering ditempuh oleh negara-negara yang sedang berkembang pada umumnya adalah ...
a.      menghambat kecepatan pertumbuhan penduduk
b.      melaksanakan urbanisasi
c.      menghapus kemelaratan
d.      pembangunan di segala bidang
Jawaban  : A

16. Ciri utama mahluk sebagai insan sosial yang berkelompok adalah ...
a.      pola hidup kita sepenuhnya ditentukan oleh kelompok
b.      mampu menentukan corak warna kelompok, dimana kita hidup
c.      menentukan kepentingan kelompok atas segala-galanya
d.      adanya ketergantungan antara yang satu dengan yang lain
Jawaban  : D

17. Kelahiran dan kematian merupakan contoh dari unsur kependudukan. Faktor dasar kependudukan ini mempunyai arti ...
a.      perubahan penduduk karena kelahiran dan kematian
b.      unsur-unsur yang mengakibatkan cepatnya laju pertumbuhan
c.      faktor-faktor yang mempengaruhi peruhan penduduk
d.      bagian-bagian yang terkait erat dengan penduduk dan perkembangannya
e.      pengklasifikasiannya penduduk menurut umur
Jawaban  : B

18. Tinggi rendahnya tingkat kelahiran dihitung dari jumlah kelahiran per 1000 orang penduduk, misalnya 50 orang tiap 1000 per tahun. Tingkat kelahiran termasuk katagori sedang bila jumlah kelahiran ...
a.      kurang dari 20
b.      20 - 30
c.      31 - 40
d.      41 - 50
e.      lebih dari 50
Jawaban  : B

19. Tinggi rendahnya kematian dihitung dari jumlah kematian per 1000 penduduk tiap tahun, misalnya 10 orang pertahun. Tingkat kematian penduduk suatu negara termasuk kategori tinggi bila ...
a.      lebih dari 9
b.      lebih dari 14
c.      lebih dari 19
d.      lebih dari 24
e.      lebih dari 29
Jawaban  : C

20. Pertambahan penduduk alami adalah pertambahan penduduk ...
a.      yang tearjadi karena kelahiran
b.      dengan menghitung jumlah bayi lahir hidup
c.      yang ditentukan oleh kondisi alam tempat bermukim
d.      yang memperhitungkan perpindahan penduduk antar negara
e.      yang terjadi dari selisih jumlah kelahiran dan kematian
Jawaban  : D

21. Kadang-kadang terjadi perpindahan penduduk dari satu wilayah ke wilayah lain. Salah satu perpindahan itu disebut migrasi. Perpindahan penduduk disebut migrasi apabila ...
a.      di tempat baru ia menetap relatif cukup lama
b.      perpindahan itu dimaksud untuk mencari mata pencaharian
c.      ditempat baru ia memiliki tempat tinggal
d.      perpindahan itu terjadi antar wilayah negara
e.      perpindahan itu disertai anggota keluarga
Jawaban  : A

22. Masalah kependudukan adalah masalah yang bersegi banyak. Sumber masalah penduduk adalah akibat dari ...
a.      perbedaan kebutuhan dan kepentingan masing-masing wilayah
b.      adanya pertumbuhan penduduk
c.      adanya perbedaan kondisi antar wilayah
d.      penyebaran penduduk yang tidak merata
e.      kondisi struktur penduduk yang kurang menguntungkan
Jawaban : A

23. Pendapat Leslie yang disitat oleh Parsudi tentang pengertian masalah sosial adalah ...
a.      suatu  kondisi yang mempengaruhi kehidupan sebagian esar masyarakat sebagai sesuatu yang tidak diinginkan / tidak disukai sehingga dirasa perlu untuk diatasi
b.      suatu keadaan yang tidak mempunyai pengaruh terhadap kehidupan warga masyrakat sehingga tidak perlu diatasi
c.      suatu kondisi dimana pengaruh kehidupan sebagian besar masyarakat sebagai sesuatu yang tidak disukai
d.      a, b dan c benar
Jawaban : A

24. Kebudayaan penting peranannya dan dapat dilihat  sebagai mekanisme kontrol  bagi tindakan-tindakan sosial manusia.Tapi bukan berarti bahwa setiap pengembangan kebudayaan dalam masyarakat harus semuanya diterima. Hal ini dikarenakan ...
a.      berkenaan dengan istem penggolongan
b.      berkenaan dengan nilai-nilai moral
c.      berkenaan dengan berbagai hal lain yang diperlukan hidupnya
d.      a, b dan c salah
Jawaban : D







TUGAS ISD KE 2 NAMA : LATHEO TANSLI AERIS NPM: 57415867

https://docs.google.com/presentation/d/1ePrQ-3K35vu6Fa_XLiHSEKt9-XZQTe8j6FwgArCKAhU/pub?start=false&loop=false&delayms=60000